Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, didampingi Kepala Kantor Kemenhaj, H. Abdul Halim, dalam sesi foto bersama dengan seluruh jamaah haji Pamekasan
(Kemenhaj) Pamekasan — Dalam rangkaian acara pelepasan dan pembekalan jamaah haji di Masjid Agung Asy-Syuhada pada Selasa, 5 Mei 2026, Bupati Pamekasan, Dr. Drs. KH. Kholilurrahman SH. M.Si, turut menyampaikan sambutan penuh pesan spiritual dan motivasi bagi para jamaah.
Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan harapan agar seluruh jamaah yang berangkat diberikan kemudahan dan kembali dengan predikat haji mabrur.
“Semoga dengan adanya pelepasan dan pembekalan ini, seluruh jamaah dapat meraih haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa ibadah haji merupakan ibadah yang sangat menguji kesabaran. Menurutnya, kesabaran menjadi kunci utama dalam meraih kemabruran haji. Untuk memperkuat pesannya, ia mengutip pernyataan K. Sofyan yang mengibaratkan sulitnya mendapatkan haji mabrur seperti mencari jarum di tengah laut.
“Mencari haji mabrur itu seperti mencari jarum di tengah laut. Maka jangan mencarinya dengan tangan kosong, tapi gunakan magnet,” kutipnya. Ia melanjutkan, “Magnet itu adalah dengan memperbanyak sholawat, bukan mengandalkan kehebatan diri atau jabatan.”
Bupati juga menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji Pamekasan tahun ini mencapai 1.384 orang. Ia memberikan ucapan selamat sekaligus semangat kepada seluruh jamaah agar dapat menjalankan ibadah dengan baik dan penuh keikhlasan.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa fasilitas yang digunakan, termasuk bus pemberangkatan, telah dipersiapkan dengan baik.
“Bus yang digunakan adalah bus terbaik, karena digunakan untuk mengantarkan tamu-tamu Allah,” tuturnya.
Dalam pesannya, Bupati juga menegaskan pentingnya mendahulukan ibadah fardu dibandingkan ibadah sunnah, serta menjaga kondisi fisik selama di Tanah Suci. Ia mengimbau agar jamaah tidak boros tenaga, terutama saat berada di Makkah.
“Luruskan niat, jaga kesehatan, tingkatkan kesabaran, dan patuhi arahan dari pimpinan jamaah,” pesannya.
Kepada para petugas haji, ia juga memberikan penekanan khusus agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Jadilah pembimbing yang baik, karena menelantarkan jamaah adalah sebuah pengkhianatan,” tegasnya.
Acara pelepasan ditutup dengan ucapan “Bismillah” sebagai tanda resmi pemberangkatan jamaah, serta doa bersama agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jamaah dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, didampingi Kepala Kantor Kemenhaj, H. Abdul Halim, dalam sesi foto bersama dengan seluruh jamaah haji Pamekasan
Di akhir acara, sebelum meninggalkan lokasi, Bupati menyempatkan diri untuk menyapa langsung para jamaah. Ia juga berfoto bersama seluruh jamaah sebagai bentuk kedekatan dan dukungan moril kepada mereka yang akan berangkat menunaikan ibadah haji.