(Kemenhaj) Pamekasan — Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pamekasan, H. Abdul Halim MM. M.Pd, menyampaikan laporan dalam acara pelepasan dan pembekalan jamaah haji yang digelar di Masjid Agung Asy-Syuhada pada Selasa, 5 Mei 2026. Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Pamekasan, Dr. Drs. KH. Kholilurrahman, SH. M.Si. Mengawali laporannya, ia menekankan pentingnya filosofi pelayanan dan kebersamaan bagi seluruh jamaah.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Halim mengenakan PSL (Pakaian Sarung Lengkap). Dalam laporannya ia menjelaskan filosofi PSL yang tidak sekadar menjadi identitas, tetapi juga mengandung makna mendalam. PSL, menurutnya, merepresentasikan prinsip melayani, bukan dilayani, sekaligus menjadi simbol perlawanan terhadap stigma lama yang merendahkan, serta mencerminkan keramahan khas jamaah Indonesia.
Ia juga melaporkan bahwa jamaah haji Pamekasan tahun ini terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yaitu Sub 73, 74, 75, dan 76. Jamaah Pamekasan adalah jamaah terbanyak dari empat kabupaten di Madura, yang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menunaikan ibadah haji.
Guna memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi sebanyak empat kali.
“Rapat koordinasi ini kami lakukan sebanyak empat kali sebagai bentuk upaya menjaga kedisiplinan serta memperkuat koordinasi antara jamaah dan petugas,” ujar Abdul Halim.
Selain itu, Abdul Halim menyampaikan bahwa penempatan hotel jamaah di Makkah dan Madinah telah diatur saling berdekatan. Hal ini diharapkan dapat mempermudah koordinasi, khususnya bagi jamaah asal Pamekasan selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Acara pelepasan dan pembekalan ini berlangsung khidmat, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan mental, spiritual, dan teknis para jamaah sebelum berangkat menunaikan rukun Islam kelima.
Penulis : Izzul Islam
Editor : Humas Kemenhaj Pamekasan


