Pamekasan (kemenhajpmk) – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pamekasan terus membuka diri sebagai ruang belajar dan kolaborasi akademik.
Hal tersebut ditandai dengan diterimanya tiga mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Islam Madura (UIM) di lingkungan Kemenhaj Pamekasan, Senin (5/1/2026).
Ketiga mahasiswa tersebut yakni Izzul Islam, Kamelia Kanza, dan Zuhdan Abdi, mahasiswa semester V Prodi HKI UIM Pamekasan. Penyerahan mahasiswa PKL berlangsung secara resmi dan dihadiri sejumlah pimpinan dari kedua institusi.

Pelunasan tahap pertama usai, Delapan Calon Jemaah Haji Pamekasan Tunda Keberangkatan Haji 2026
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pamekasan H. Abdul Halim, MM., M.Pd, Ketua Program Studi HKI Jamiliya Susantin, M.H.I, Kepala Laboratorium Peradilan Semu Habiburrahman, M.H, serta Kasubag Tata Usaha Kemenhaj Pamekasan Ulfa Maulidiyah, M.H.
Kepala Laboratorium Peradilan Semu UIM Pamekasan, Habiburrahman, M.H, menjelaskan bahwa PKL ini bertujuan memberikan pengalaman lapangan yang lebih luas kepada mahasiswa, sekaligus menanamkan tanggung jawab etika kelembagaan.
“Mahasiswa diharapkan mampu menjaga marwah dua lembaga, baik Kementerian Agama maupun Kantor Urusan Agama. Kami juga mendorong agar mereka dapat berkontribusi langsung di Kemenhaj, sehingga pengalaman PKL tidak terbatas pada praktik hukum keluarga saja,” ujarnya.
Sementara itu, Kaprodi HKI UIM Pamekasan, Jamiliya Susantin, M.H.I, menyebut pelaksanaan PKL di Kemenhaj Pamekasan ini merupakan pengalaman perdana bagi Prodi HKI.
“Selama ini PKL HKI lebih banyak difokuskan di Kemenag dan KUA. Tahun ini menjadi langkah awal kami menjalin kerja sama dengan Kemenhaj. Harapannya, kolaborasi ini dapat berlanjut dan semakin berkembang di tahun-tahun mendatang,” tuturnya.
Kepala Kantor Kemenhaj Pamekasan, H. Abdul Halim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kemenhaj merupakan kementerian baru. Meski demikian, pihaknya berkomitmen membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa dan dunia akademik.
“Kemenhaj ini masih sangat muda, tetapi kami ingin sejak awal tumbuh dengan semangat belajar dan kolaborasi. Saya pribadi adalah orang yang sangat mencintai proses belajar,” ungkapnya.
Ia juga membagikan motivasi kepada mahasiswa agar tidak meremehkan proses, baik dalam menuntut ilmu maupun dalam beribadah.
“Ilmu itu seperti potongan puzzle. Harus disusun satu per satu sampai utuh. Jangan pernah meremehkan proses dan ibadah, karena semua sudah Allah siapkan dengan skenario terbaik. Tetap istiqamah, semangat belajar, dan semoga kelak menjadi pribadi yang sukses,” pesannya.
Melalui kegiatan PKL ini, Kemenhaj Pamekasan berharap dapat berkontribusi dalam penguatan kompetensi mahasiswa sekaligus mempererat sinergi antara institusi pemerintah dan perguruan tinggi.
Penulis : Humas


